Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Category:
Fandom:
Relationship:
Characters:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Stats:
Published:
2022-08-24
Words:
373
Chapters:
1/1
Kudos:
14
Hits:
129

Mari Berjanji Lahir dari Rahim yang Berbeda

Work Text:

"Kakak, yang kita lakukan saat ini akan mengundang kemarahan Tuhan ..."

Apakah aku tidak berhak untuk marah pula? Mengapa dari sekian juta manusia di tanah Rumeriana yang sama-sama kita kasihi ... haruskah padamu aku melabuhkan hasrat suci yang sering kau sebut cinta ini?

Beyazit, mereka bilang cinta merupakan hadiah Tuhan untuk menyuburkan gersangnya hati manusia. Kurasa Tuhan menitipkan hadiah itu pada hari di mana kau meraung keras karena menghirup udara dunia setelah sembilan bulan sepuluh hari di dalam rahim ibunda. Balaban muda sangatlah naif. Dia berpikir dapat memiliki boneka berambut hitam arang dengan dua kelereng cokelat keemasan yang selalu mengerjap lucu itu selamanya. Beyazit aku berharap dapat menyimpanmu sepanjang waktu dalam rengkuhan hangat lengan-lenganku.

Aku melihatmu tumbuh menjadi manusia. Semakin tinggi tubuhmu tiap tahunnya, semakin pula kasih sayang aneh merambati hatiku tak keruan hingga hanya bisa kubayangkan indahnya mimpi-mimpi apabila kau dapat sepenuhnya kumiliki. Bukan sebagai seorang adik Beyazit, aku menyayangimu dengan tidak wajar. Katamu apa yang kurasakan adalah kesalahan. Bisa kau bayangkan gelapnya duniaku saat kau menimpakan tuduhan kejam itu padaku? Bisa kau lihat bagaimana mataku meredup hanya karena kau mendakwa cintaku adalah sebuah dosa?

 

Katakan, Beyazit. Kepada siapa aku harus murka karena cinta yang tumbuh dalam hati kakakmu ini tidak dapat lagi dipaksa untuk mati, sisa-sisa akarnya akan terus menancap dalam kalbu sampai akhir hayatku Beyazit .... Dan begitu mudahnya kau menyumpahiku dengan kata-kata seberat dosa.

Aku mungkin akan diingat menjadi Sultan paling menjijikkan di tanah Rumeriana karena mencintai adik kandungnya sendiri. Ketahuilah Beyazit, apabila surga neraka dapat kutawar untukmu, sudilah aku berkubang dalam jahanam asal kau dapat kumiliki atas nama cinta dan bukan karena pertalian darah antara kita berdua.

 

Apabila kita tidak berbagi rahim yang sama. Apabila darahku dan darahmu bukan berasal dari jantung ayah ibunda yang sama.
Apabila daging dalam tubuh kita berdua bukan tumbuh dari air susu yang sama.
Akankah Beyazit ... Akankah cintaku padamu dilihat semesta sebagai hadiah pula?

 

Takdir belum mengizinkan kita bersama dalam sebuah hubungan dimana aku bisa memanggilmu kekasih. Namun, berjanjilah padaku Beyazit. Apabila Tuhan berbaik hati mengembuskan kehidupan lagi bagi jiwa kita yang telah mati pada janin-janin yang masih tersimpan di sasana langit. Berjanjilah kau akan memilih air kehidupan yang berbeda warna denganku. Jangan biarkan air kita berwarna sama. Jangan kita terlahir lagi pada rahim yang sama.