Actions

Work Header

Nous4ist Go!

Summary:

Phainon pikir merupakan ide bagus untuk membawa dan main game konsol pemberian stelle saat kumpul alumni sekolah benih kecerdasan. Itu hanya game konsol biasa bukan? Namun kini Anaxa menemukan dirinya di dalam dunia game itu, begitu juga dengan murid-murid nya.

nousporists gang kejebak di dalam permainan menangkap monster dan menyabung nya

Notes:

(See the end of the work for notes.)

Chapter Text

“halo!~ apa kami telat?” seru nya dengan melambaikan tangan sedikit bersemangat. phainon dan castorice memasuki ruangan tersebut.

“tentu tidak phainon! Masuk-masuk! Selamat datang di gubuk nya professor~” di atas meja hyacine terlihat sedang mengeluarkan makanan dari kantong sementara anaxa menaruh piring serta peralatan makan.

 

Phainon dan castorice pun menaruh barang bawaan mereka, serta mengeluarkan cemilan tambahan yang dibawa.

 

“Cyrene di mana?..” castorice mencari sosok berambut pink lainnya

 

“dia keluar sebentar! Beli yang kurang sekaligus ajak ica jalan-jalan”

Balas rambut pink kuncir dua.

 

Dengan empat individu bergerak, persiapan acara kumpul-kumpul kecil-kecilan ini pun lebih cepat rampung.

 

“ngomong-ngomong.. stelle memberiku game konsol ini! Bagaimana kalau kita mencoba memainkannya? Mungkin ada permainan yang seru di dalamnya!” mengeluarkan benda berbentuk persegi Panjang dan setelah dibuka tampak dua layar kotak serta tombol-tombol di sisi-sisinya.

“oh, kalau stelle yang memberikan.. seharusnya pasti akan menarik..”

Castorice melihat dari sisi kirinya

“aku juga mau lihat dong!”

“biasanya dia penuh kejutan, mungkin begitu juga kali ini”

Hyacine mendekat dari sisi kanan dengan mata berbinar, meski tak nampak antusiasme sedikit pun di wajahnya anaxa melihat dari samping kanan bahunya.

“baiklah! Tombol nyalanya kalau salah yang.. ah! Ini!..”

Setelah menekan tombol nyala, kedua layarnya menyala putih.

Mereka menunggu sebentar, setelah beberapa saat namun layarnya hanya menampilkan warna putih.

 

“apakah ini rus-“

Belum genap phainon berbicara, Cahaya dari kedua layar makin terang menyilaukan penglihatan semua.

“ap-“

Protes anaxa juga segera terputus, yang tiba-tiba sebelah matanya diserang Cahaya berlebih.

 

Setelah ruangan itu diliputi sinar

Manusia-manusia nya kemudian menghilang.

Menyisakan game konsol itu sendiri dan kemudian jatuh.

 

Pluk! Tak!

 

~~~