Recent bookmarks
-
Tags
Summary
Neteyam tertawa kecil, matanya berbinar nakal di bawah lampu neon apartemen yang menyala redup. "Kerja dulu," bisiknya sambil menepuk pipi Aonung yang memerah. "Nanti kalo udah kelar, aku kasih reward." Ujung jarinya menyentuh bibir Aonung secepat kilat sebelum dia melesat pergi ke arah dapur yang kecil, meninggalkan Aonung berdiri terpana di depan pintu.
